Cara Instagram Marketing – Instagram merupakan media sosial yang
nggak kalah hebohnya dengan Facebook. Meskipun tergolong media sosial yang baru
tapi Instagram sudah memiliki jutaan user yang saling berinteraksi dengan cara
berbagi foto.
bagi para pebisnis terutama online marketer, kehadiran
Instagram tentu memberikan angin segar. Pasalnya media sosial yang satu ini
sangat cocok bagi keperluan branding maupun jualan.
Sudah banyak yang membuktikannya dan banyak juga yang sudah
sukses.
Sekarang giliran anda.
Bicara soal Instagram marketing, tentu tidak lepas dari yang
namanya folowers.
Yah, folowers.
Ibaratnya folowers adalah para calon konsumen komoditas
anda. Semakin banyak folowers di akun Instagram anda maka akan semakin banyak
yang melihat, berinteraksi, hingga membeli komoditas anda.
Jadi langkah pertama yang harus anda lakukan adalah menambah
sebanyak mungkin folowers di akun Instagram.
10 Trik Instagram marketing agar Jualan Laris Manis
Berikut ada beberapa trik yang dapat anda praktekkan bagi
memperbanyak jumlah folowers dan meningkatkan penjualan komoditas anda :
Trik 1# Pakai Teknik SFS
SFS adalah singkatan dari Shoutout For Shoutout yang artinya
saling mempromosikan sesama olshop di Instagram dengan syarat dan ketentuan
yang telah disepakati.
SFS hanya dapat dilakukan oleh sesama olshop yang memiliki
komoditas berbeda, misalnya olshop A menjual komoditas fashion dan olshop B
menjual komoditas kesehatan, maka kedua olshop ini dapat saling mempromosikan.
Teknik SFS Instagram marketing memiliki banyak keuntungan,
selain dapat menambah folowers secara gratis, kita juga dapat saling mengenal
antara satu olshop dengan olshop lainnya.
Trik 2# Endorse komoditas
Kegiatan endorse memang tidak asing lagi di Instagram.
Banyak para pemilik olshop yang melakukan endorse ke selebgram dengan tujuan
mempromosikan komoditas mereka.
Apa sih endorse itu ?
Endorse adalah kegiatan berpromosi dengan cara memberikan
komoditas secara gratis ke selebriti/pejabat/orang terkenal dengan syarat
mereka harus memposting status dengan tujuan mempromosikan komoditas tersebut.
Postingnya dapat berupa foto, tulisan rekomendasi, video,
dan lain-lain.
bagi melakukan endorse di Instagram anda hanya perlu mencari
akun selebriti yang menerima endorse.
bagi mengetahuinya anda dapat menawarkan secara langsung ke
para selebriti tadi.
Trik 3# Manfaatkan Hastag
Pemakaian hastag atau tagar (#) cukup fenomenal di beberapa
sosial media seperti Instagram dan Twitter.
Simbol sederhana ini berguna bagi mengelompokan sebuah topik
dan memudahkan user saat mencari topik tersebut.
Misalnya saat anda mencari topik dengan hastag #kaosmurah.
Maka akan muncul banyak sekali postingan di Instagram yang
menyertakan hastag #kaosmurah. Ini tentu akan memudahkan komoditas kita bagi
ditemukan banyak orang.
Jadi kesimpulannya, anda harus selalu menyertakan hastag di
setiap postingan yang anda buat. Usahakan bagi memberikan hastag lebih dari
lima dengan kata yang bervariasi.
Trik 4# Buat Profil Yang Menarik
“Tidak kenal maka tak sayang”
Ungakapan diatas akan berbeda arti bagi seorang online
marketer, menjadi :
“Tidak kenal maka tak beli”
Midset yang bagus dari seorang online marketer adalah mau
mengenal konsumennya. Lagian konsumen juga tidak mau beli jika tidak kenal
penjualnya.
Dimanapun anda berjualan, baik di Facebook, Website, atau
Instagram. Hal pertama yang harus anda lakukan adalah membuat indentitas
sejelas mungkin.
Lengkapi profil anda, identitas bisnis, alamat, info kontak,
dan lain sebagainya.
Semakin lengkap identitas maka profil akun anda akan semakin
menarik.
Jadi lengkapi terlebih dahulu profil Instagram anda, seperti
foto profil, biodata, kontak, serta keterangan website jika ada.
Jika sudah anda baru dapat promosi dengan memaksimalkan
Instagram Marketing.
Trik 5# Fokus Niche
Niche atau topik merupakan bagian yang sangat penting.
Jika anda ingin sukses berjualan di Instagram sangat
disarankan bagi fokus di satu niche.
Misalnya anda menjual komoditas diet.
Buatlah akun Instagram yang spesifik sesuai dengan topik tersebut
misalnya @komoditasdiet.
Nah, selanjutnya promosikan dan jual hanya komoditas diet di
akun tersebut.
Semakin anda fokus semakin cepat anda sukses.
Jika fokus di satu niche market maka folowers anda atau yang
kita sebut calon konsumen akan lebih mudah mengenal dan mengingat anda.
Efeknya tentu tidak main-main, selain dapat meningkatkan
penjualan, brand anda juga semakin dikenal.
Trik 6# Folowers Tertarget
Mendapatkan folowers yang tertarget di Instagram ternyata
tidak sesulit yang dibayangkan.
Anda dapat pakai cara gratisan.
Pertama carilah akun sesama olshop yang menjual komoditas
sama dengan anda (kompetitor).
Usahakan cari yang folowersnya banyak dan juga tingkat komen
serta likenya tinggi.
Setelah ketemu folow semua folowers dari akun tersebut.
Mereka ini adalah target pasar kita dan kita harus
mengambilnya dari kompetitor anda.
Baca juga Cara Mendapakan Follower Tertarget
Memang cara-cara tersebut sedikit merepotkan dan membutuhkan
waktu yang tidak sedikit, apalagi jika anda memiliki kesibukan lain yang juga
memerlukan waktu banyak.
Solusinya anda dapat memanfaatkan tools otomatisasi bagi
interaksi di Instagram.
Saya merekomendasikan Gramatic . Tool ini sangat mudah
digunakan dan membuat akun anda berinteraksi secara organik 24 jam sehari,
disesuaikan dengan target anda.
Anda tidak perlu capek bagi follow, like, comment bahkan
bagi mengirimkan DM. Tool yang
telah membantu pebisnis online di Instagram untuk meningkatkan
penjualan.
Selanjutnya adalah bagaimana caranya supaya mereka yang
telah kita folow tadi mau folow back akun kita dan menjadi folowers ?
Saya punya sedikit trik.
Yaitu gembok akun.
Ya, akun yang digembok akan membuat orang lain penasaran dan
mengharuskan mereka bagi folow terlebih dahulu jika ingin melihat postingan
anda.
Ini dapat kita manfaatkan.
Setelah anda melakukan folow tertarget, anda dapat
menggembok akun anda.
Ini bertujuan agar mereka penasaran dengan akun anda.
Nah, lakukan itu setiap kali anda melakukan folow tertarget
agar semakin banyak dari mereka yang melakukan folback.
Trik 7# Time To Post
Ada waktu tertentu dimana banyak sekali orang yang
mondar-mandir di Instagram.
Yaitu pukul 07.00 pagi, 12.00 siang, dan 22.00 malam.
Ini waktu yang efektif jika anda ingin menguploud foto
komoditas anda ke Instagram.
Usahakan bagi selalu mengupload foto komoditas di
waktu-waktu tersebut.
Dalam sehari anda dapat upload foto lebih dari 20, tapi
jangan sampai lebih dari 100 dalam sehari karena berisiko di banned Instagram.
Trik 8# Harga Coret
Harga coret atau diskon akan memikat perhatian banyak orang.
Di Instagram, cara ini sangat efektif bagi meningkatkan
penjualan dan juga interaksi para folowers.
Sudah banyak olshop besar di Instagram yang menerapkan
teknik ini.
Teknik yang simpel dan juga efektif.
Anda hanya perlu menambahkan tulisan harga yang dicoret dan
berikan harga yang lebih murah di foto komoditas yang anda upload.
Pastikan harga diskon yang anda berikan lebih murah dari
kompetitor anda, karena jika tidak pasti akan banyak dari folowers anda yang
kabur dan memilih olshop lain.
Trik 9# Upload Bukti Transaksi
Jangan melulu upload foto komoditas anda secara terus
menerus.
Alasannya simpel.
bagi membuat orang membeli komoditas dari anda salah satu
kuncinya adalah kepercayaan. Jika anda terus-terusan upload foto komoditas,
apakah orang akan percaya begitu saja.
Tentu tidak.
Anda butuh sesuatu yang akan membuat mereka percaya dan
yakin bagi membeli komoditas dari anda. Caranya adalah upload bukti transaksi
seperti foto saat barang dikirimkan, testimoni pelanggan, dan lain sebagainya.
Dengan adanya bukti transaksi bisnis maka orang akan lebih
mudah bagi percaya, ini trik Instagram marketing tentang kredibilitas.
Silahkan coba kalau tidak percaya.
Trik 10# Promosi Halus
Trik yang terakhir adalah promosi komoditas dengan cara
halus.
Bagaimana caranya ?
Jika anda melihat akun Instagram artis yang melakukan
promosi, hampir kebanyakan dari mereka melakukan promosi secara halus.
Artinya foto mereka tidak terlihat seperti sedang promosi,
tapi padahal mereka sedang promosi.
Hayo bingung kan…
Jadi begini, bagi promosi secara halus anda harus membuat
foto yang anda upload di Instagram tidak terlihat seperti foto promosi.
Caranya adalah dengan tidak fokus ke komoditasnya, tapi apa
yang dapat dilakukan dengan komoditas tersebut.
Misalnya, saya punya komoditas masker wajah.
Nah, anda tidak harus memposting foto masker wajah tersebut
secara terus menerus, tapi akan lebih baik jika anda memakai masker tersebut
kemudian mengupload fotonya.
Inilah yang disebut promosi halus.
Oke segitu saja artikel kali ini tentang Instagram
marketing. Kalau ada yang ingin ditanyakan silahkan corat-coret di komentar.
klik gambar di bawah ini untuk melihat fitur gramatic


0 komentar:
Posting Komentar